Senin, 29 September 2014

MEMPERTANYAKAN INDEPENDENSI AKUNTAN PUBLIK

Ketika sebuah skandal terjadi maka hancurlah independensi, seperti yang kita ketahui kasus "Enron Gate". Indepensi mudah diucapkan namun sulit dilaksanakan, karena disanalah kepentingan bermain. Ketika hubungan begitu dekat antara akuntan publik dan client, disitulah kongkalikong yang menghancurkan indepensi terjadi. Oleh karena itu di Indonesia ada kewajiban rolling antara akuntan publik dan cliennya, untuk menghindari terjadinya tarik menarik kepentingan.
SAMSUNG Galaxy Note 3 [N-9000] - Pink
Berbagai skandal akuntansi telah membuktikan bahwa hubungan baik dan bermainnya berbagai kepentingan menjadi biang keladi terjadinya rekayasa laporan keuangan. Sekarang terserah bagaimana asosiasi akuntansi publik untuk memanage para akuntan untuk tetap menjalankan profesinya secara mandiri dan independen. Kuncinya terletak pada penegakan kode etik dan selalu memenuhi standar pelayanan yang diberikan oleh akuntan publik.

Jumat, 19 September 2014

KONSEP HUTANG YANG SEMAKIN MELENCENG

Hutang sebenarnya adalah kewajiban untuk mentransfer sejumlah aset kepada pihak yang berpiutang. Namun dalam praktek corporate saat ini yang ditransfer justru komponen modal (equity). Sehingga inilah yang menyalahi teori akuntansi yang sebenarnya, sisi modal yang ditransfer bukan dari sisi aset. Praktek ini sudah semakin sering kita dengar sehingga menjadi hal yang biasa. Hutang pihak ketiga karena tidak mampu membayarnya diubah menjadi kepemilikan modal.
CASIO Pro Trek [PRW-6000-1DR]
Meskipun ada convertibel bond namun praktek seperti ini kurang lazim dan menyalahi teori akuntansi sebenarnya. Pengertian hutang sebagai kewajiban untuk mentransfer sejumlah aset yang dimiliki menjadi kabur. Mentransfer aset disini bisa juga berarti menjual aset tetap yang dimiliki kemudian hasil uangnya digunakan untuk membayar hutang.

Jumat, 05 September 2014

BERBICARA TENTANG PERSAMAAN AKUNTANSI

Akuntansi seperti pelajaran momok bagi mereka yang baru mempelajarinya. Padahal pijakan utama bagi mereka adalah persamaan akuntansi yang mana harta = hutang + modal. Persamaan yang sangat sederhana ini kadang membingungkan sebagian orang, namun persamaan akuntansi tersebut sangat logis karena harta kita terdiri dari milik kita sendiri (modal) dan dari meminjam atau hutang.
Sisi Debet
Inilah bagian kolom sebelah kiri atau kolom harta, jika sisi ini bertambah maka pada kolom sebelah kanan atau kredit akan bertambah, baik itu akun hutang maupun akun modalnya. Sebaliknya jika debet berkurang maka sisi sebelah kanan atau kredit juga akan berkurang sejumlah yang sama. Jadi persamaan akuntansi ini sangat sederhana meskipun pada studi kasus kadang membingungkan.
ALEXANDRE CHRISTIE 6254 MDLTBBA
Sisi Kredit
Inilah sisi bagian kolom sebelah kanan, yang merupakan kolom hutang dan modal. Jika kolom ini bertambah maka sebelah debet  atau harta juga akan bertambah, demikian juga jika sisi kolom ini berkurang maka sisi sebelah debet juga akan berkurang. Persamaan akuntansi ini sangat simpel dan mengedepankan keseimbangan harta benda kita.